Top 5 Popular of The Week
-
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, hewan peramal ikut serta dalam kemeriahan Piala Dunia tahun ini. Sebelumnya di Piala Dunia 2010 Afri...
-
Jalan-jalan protokol di Kota Jakarta, cenderung sepi karena telah ditinggal sebagian penduduknya mudik untuk merayakan Hari Raya Idul F...
-
Insiden horor itu bermula saat Blake Collins terbangun pukul 05.00 pagi ketika menyadari ada yang menyelinap masuk ke telinganya. Ia la...
-
Menjelang akhir bulan, akan ada 'bulan darah' atau yang biasa dikenal dengan nama blood moon. Blood moon ini juga merupakan ger...
-
Brimham Rocks adalah situs bebatuan kuno yang terbentuk oleh angin, hujan, dan es selama 320 juta tahun yang terletak di North Yorkshire,...
-
Beberapa waktu yang lalu dunia kuliner Indonesia sempat dihebohkan dengan kreasi kuliner es kepal Milo. Kuliner dingin nan manis ini me...
-
Kehilangan hewan peliharaan terkadang menyedihkan. Beberapa orang bisa merelakan kepergian hewan peliharannya setelah beberapa hari. Ta...
-
Kota terdingin di dunia yang pertama yaitu kota Yakutsk di Rusia, pada musim dingin rata-rata temperaturnya antara -40 derajat Celcius ...
-
Beruang sailugem tak pernah terlihat lagi sejak pertengahan abad ke-20, sehingga dinyatakan punah dan sejumlah pakar bahkan menye...
-
Jika umumnya sekolah atau kursus mengajarkan mengenai ilmu pengetahuan, tidak dengan yang ada di provinsi Hubei, Tiongkok. Ya, bisa dib...
Diberdayakan oleh Blogger.
Macam Ragam Informasi »
Satwa
»
Seekor Sapi Dijatuhi Hukuman Mati
Seekor Sapi Dijatuhi Hukuman Mati
Posted by Macam Ragam Informasi on Senin, 18 Juni 2018 |
Satwa
Penka sendiri yang memilih akhir dari hidupnya setelah ia terpisah dari kawanan sapi lainnya di sebuah desa di Kopilovtsi dan menyeberang ke Serbia. Ivan Haralampiev selaku pemilik Penka pun sudah mencari sapi kesayangannya itu bersama sang anak selama 2 minggu dengan memberitahu petugas perbatasan, Polisi setempat, bahkan walikota desa tetangga tentang kehilangannya.
Barulah beberapa hari kemudian Ivan mendapat kabar kalau Penka ada di desa Bosilegard, Serbia. Penka sendiri diperlakukan dengan sangat baik oleh warga lokal di sana, tapi nyatanya tidak mudah untuk Ivan bisa membawa sapi kesayangannya pulang ke Bulgaria. Yap, meski kondisinya sudah dicek dan dinyatakan aman, petugas perbatasan mengingatkan Ivan tentang undang-undang Uni Eropa.
Benar, Penka harus menjalani hukuman mati karena telah melintasi perbatasan tanpa dokumen impor yang sesuai. Walau begitu mereka tetap membiarkan Ivan untuk membawa pulang Penka, tapi dengan ketentuan kalau sapi yang tak berdosa itu akan dihukum mati dalam hitungan hari.
Pihak Bulgaria sendiri tidak peduli dengan kondisi Penka yang akan melahirkan 3 minggu lagi, atau alasan melintasi perbatasan nasional karena dikejar kawanan serigala. Bagi pihak berwajib di Bulgaria, mereka hanya peduli dengan undang-undang Uni Eropa yang menyatakan kalau setiap hewan harus disertai sertifikasi dalam perjalanan ke Uni Eropa dan mereka diperbolehkan masuk ke Eropa harus dengan persetujuan dari EU Border Inspection Post.
Kalau hewan nggak dilengkapi dokumen yang jelas, berarti dia harus dibunuh. "Bukan kami yang memutuskan. Kami cuma melakukan peraturan dari Brussels," ujar Lyubomir Lyubomirov selaku dokter ahli hewan. Selain itu dokumen yang jelas akan menepis ancaman penyakit serius yang bisa menyerang rakyat Serbia.
Arsip Blog
-
▼
2018
(108)
-
▼
Juni
(54)
- Keunikan Gunung Pelangi
- Kedai Kopi di Dalam Goa
- Kemunculan Ikan Raksasa di Jawa Timur
- Prewedding Ekstrim!!!
- Blood Moon Hadir Lagi
- Besty Davies, Sang Hacker Muda
- Mesjid Al Alam, Mesjid yang di Bangun dalam Satu M...
- Misteri Kematian Gajah Bunta
- Hunting Foto di Bukit Kapur Arosbaya
- Bangga!!!!Joanna Nathania Intan, Peraih Sembilan M...
- Di Desa Ini Anda Wajib Memiliki Dua Orang Istri
- Hammad Safi Motivator Termuda di Dunia
- Meluncur di Air Terjun Simbongan
- Pulpen dari Berlian dan Ruby
- Cinta Sejati Manusia dan Hewan
- Bandara Ahmad Yani, Bandara diatas Air
- Padi Tumbuh di Padang Pasir Dubai
- Warung di Tebing Setinggi 100 meter
- Kerajaan Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung
- Gurun Pasir di Bintan
- Ada Alqur'an Berukuran Raksasa di Solo
- Sayuran Raksasa, Berani Makan????
- Gempar!!!! Pedang Excalibur Ditemukan Oleh Seorang...
- Liburan Mahal Ke Honoluludan Oslo, Berani???
- Halte Bus Unik di Rusia
- Sepeda Yang Sangat Ramah Lingkungan
- Inilah Fungsi Tombol Flush di Toilet
- The Bubble Taxi Air Pertama
- Sindrom Prader-Willi Membuat Anak Ini Selalu Lapar
- Sedapnya Nasi Boran
- Pohon Terbesar dan Tertua di Afrika, Mati.
- Air Nabeez Kaya Manfaat
- Khasit Luar Biasa dari Teh Bunga Telang
- Mau Mudik Pakai Helikopter??? Bisa !!
- Seekor Sapi Dijatuhi Hukuman Mati
- Bukit Panguk Negeri Diatas Awan
- Fenomena Embun Es di Dataran Tinggi Dieng
- Hujan Seafood di China
- Vandalism di Brimhan Rocks
- Lukisan Dari Roti Bakar
- Keunikan Toilet di Lawang Sewu
- Hotel Ditengah Hutan
- Ram Singh Chauhan, Pria Pemilik Kumis 4,2 Meter
- Coklat Berbentuk Serangga
- Yakhusima, Pulau Surga
- Sleeper Car dari PT. KAI, Dengan Rp. 900.000 Kalia...
- Apa Jadinya Dunia Tanpa Kecoa??
- Ikan Berkepala Merpati
- Menikmati Keindahan Luar Biasa Goa Jomblang
- Mencoba Kabur dari Penjara, Pria Ini Akhirnya Meni...
- Ketika Jakarta Ditinggal Mudik
- Bunga Buddhist Udumbara
- Bunga SnapDragon and the Skull
- Sayap Ayam Goreng Berlapis Emas
-
▼
Juni
(54)


Tidak ada komentar: