Gua ini belakangan menarik perhatian wisatawan. Kini, gua yang berada di dekat kawasan Danau Linting mulai ramai dikunjungi wisatawan karena dinding gua yang mengandung butiran emas.

    Walau mengandung butiran emas di dinding batunya, gua ini dianggap keramat hingga tidak ada yang berani mengerok emas atau menghancurkan batu dinding gua untuk mengambil emasnya.

    Hal itu tentu semakin menambah nilai dari gua tersebut, mulai dari untuk pembelajaran dan penelitian asal mula emas di gua tersebut atau sekadar berkunjung melihat keindahan gua berbutir emas.

    Ajin, pemandu, menuturkan lorong Goa Emas tidak telalu panjang, sehingga sangat memudahkan wisatawan yang ingin melihat isi dalam goa tersebut. "Saat masuk, wisatawan hanya perlu membungkuk sambil jalan jongkok sedikit sebelum sampai ke lorong gua yang memiliki butiran emas," katanya.

    Di sana wisatawan akan ditemani guide sebagai penunjuk jalan ke dalam dan diharapkan harus mematahi peraturan atau larangan yang diberlakukan oleh pengelola dan penduduk. "Peraturannya, hanya berupa tidak boleh mengucapkan bahasa kotor, mengumpat, dan lain-lain.

    Hal itu dipercaya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, karena tempat ini masih dipercayai akan hal-hal mistik yang menjaga gua tersebut," katanya.

    Untuk masuk ke goa ini, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp7 ribu per orang. Itu sudah termasuk ditemani guide untuk melihat dan menjawab rasa penasaran wisatawan tentang gua tersebut.


    Arab Saudi sangat lekat dengan citra padang pasir yang panas dan kering. Jika di sana ternyata ada sebuah lembah yang penuh rerumputan hijau, sungai yang mengalir dan suasana yang sejuk, seperti menjadi hal langka.

    Tapi itulah yang ada di Wadi Al-Bardani, sebuah lembah berlokasi di Bareq, bagian utara Mahayil Asir. Pemandangan seperti di negeri tropis yang hijau itu menjadi tempat terindah yang ada di negeri padang pasir Saudi Arabia. sungai di sana mengalir sepanjang tahun dari desa Al-Mashbah dan area lain di Asir menuju Wadi Baqrah. Wadi Al-Bardani terletak diantara dua kota, Bin Otyafa dan Al-Asrat.

    Pemandangan hijau di sana tampak sempurna dengan struktur area yang berbukit-bukit. Sebagian besar wilayah dimanfaatkan untuk lahan pertanian juga peternakan domba. Tempat itu layaknya negeri yang lain.

    Seiring berjalannya waktu, Wadi Al-Bardani mulai banyak dikenal. Baik oleh pelancong domestik maupun internasional. Salah seorang traveler Mohammed Al-Shawi mengatakan lembah itu sangat unik dan menarik.

    Menurutnya, Wadi Al-Bardani adalah lembah terindah di Saudi. Hijaunya lingkungan membuat tempat ini jadi habitat yang cocok untuk banyak jenis binatang. Serangga senang hidup di sana karena melimpahnya air dan rumput.


    Sedang merencanakan perjalanan liburan, tetapi belum tahu ingin kemana? Mungkin rekomendasi destinasi wisata yang dirilis TripAdvisor bisa menjadi alternatif pilihan kamu. Pasalnya, TripAdvisor baru saja merilis 25 destinasi wisata terbaik di dunia, berdasarkan TripAdvisor's annual Traveller's Choice.

    Destinasi wisata tersebut dipilih berdasarkan hasil perhitungan logaritma, bukan hanya opini semata. Perhitungan ini mencakup review kuantitas dan kualitas hotel, restoran, dan atraksi wisata di kota wisata tersebut selama satu tahun, melalui situs TripAdvisor.

    Di tahun 2018 ini, menariknya, salah satu daerah di Indonesia, Bali, juga turut masuk ke dalam destinasi wisata terbaik dunia. Di tahun 2018, Bali berhasil menduduki peringkat ke-4, di bawah Paris, London, dan Roma.

    Brook Ferencsik, Direktur Komunikasi Senior TripAdvisor menuturkan, bahwa user mereka yang berasal dari berbagai negara di dunia menyukai kota-kota ikonik. "User kami yang juga bertindak sebagai reviewer suka menjelajahi kota-kota ikonik yang penuh sejarah dan budaya," tutur Ferencsik. Penasaran di mana saja yang menjadi destinasi wisata terbaik di dunia? Ini dia daftarnya:

    1. Paris, Prancis
    2. London, Inggris
    3. Roma, Italia
    4. Bali, Indonesia
    5. Kreta, Yunani
    6. Barcelona, Spanyol
    7. Praha, Republik Ceko
    8. Marrakesh, Maroko
    9. Istanbul, Turki
    10. New York City, New York
    16. Lisbon, Portugal
    17. Dubai, Uni Emirat Arab
    18. Tokyo, Jepang
    19. Kathmandu, Nepal
    20. Hong Kong, China
    21. Hurghada, Mesir
    22. New Delhi, India
    23. Cusco, Peru
    24. Rio de Janeiro, Brasil
    25. Sydney, Australia

    ,


    Sedang merencanakan perjalanan liburan, tetapi belum tahu ingin kemana? Mungkin rekomendasi destinasi wisata yang dirilis TripAdvisor bisa menjadi alternatif pilihan kamu. Pasalnya, TripAdvisor baru saja merilis 25 destinasi wisata terbaik di dunia, berdasarkan TripAdvisor's annual Traveller's Choice.

    Destinasi wisata tersebut dipilih berdasarkan hasil perhitungan logaritma, bukan hanya opini semata. Perhitungan ini mencakup review kuantitas dan kualitas hotel, restoran, dan atraksi wisata di kota wisata tersebut selama satu tahun, melalui situs TripAdvisor.

    Di tahun 2018 ini, menariknya, salah satu daerah di Indonesia, Bali, juga turut masuk ke dalam destinasi wisata terbaik dunia. Di tahun 2018, Bali berhasil menduduki peringkat ke-4, di bawah Paris, London, dan Roma.

    Brook Ferencsik, Direktur Komunikasi Senior TripAdvisor menuturkan, bahwa user mereka yang berasal dari berbagai negara di dunia menyukai kota-kota ikonik. "User kami yang juga bertindak sebagai reviewer suka menjelajahi kota-kota ikonik yang penuh sejarah dan budaya," tutur Ferencsik. Penasaran di mana saja yang menjadi destinasi wisata terbaik di dunia? Ini dia daftarnya:

    1. Paris, Prancis
    2. London, Inggris
    3. Roma, Italia
    4. Bali, Indonesia
    5. Kreta, Yunani
    6. Barcelona, Spanyol
    7. Praha, Republik Ceko
    8. Marrakesh, Maroko
    9. Istanbul, Turki
    10. New York City, New York
    16. Lisbon, Portugal
    17. Dubai, Uni Emirat Arab
    18. Tokyo, Jepang
    19. Kathmandu, Nepal
    20. Hong Kong, China
    21. Hurghada, Mesir
    22. New Delhi, India
    23. Cusco, Peru
    24. Rio de Janeiro, Brasil
    25. Sydney, Australia


    Peristiwa tenggelamnya kapal Titanic di tahun 1912 membuat sebagian orang penasaran dan tertarik untuk melihat lebih dekat kapal terbesar zaman itu. Keinginan besar orang-orang itu akan segera terwujud tahun depan.

    Sebab dua operator tur yakni Blue Marble Private dan The Bluefish tengah mempersiapkan untuk membawa wisatawan ke reruntuhan kapal itu di tahun 2019.

    Jadwal itu sendiri mengalami kemunduran dari sebelumnya yang dijadwalkan di tahun 2018 menjadi di tahun 2019. Itu karena Blue Marble Private yang bekerja sama dengan OceanGate Expeditions, saat melakukan uji coba kapal selam yang mengangkut para wisatawan ke dasar laut terkena sambaran petir dan merusak sistem kapal selam tersebut.

    Bila rencana ini terealisasi, nantinya, para peserta tur tersebut akan diajak mengambil bagian dalam misi penelitian selama 11 hari untuk membantu para ilmuwan mengoperasikan sonar, navigasi dan data log.

    Untuk trip ini pihaknya akan membebankan biaya sebesar US$105.129 atau setara dengan Rp1,5 miliar. Meski tur itu memiliki harga fantastis, ternyata paket tur itu sudah habis terjual.

    Sementara itu, tur menyelam Titanic yang ditawarkan oleh The Bluefish dikenakan biaya sebesar US$59.680 atau setara dengan Rp847 juta. Tur yang dimulai daru Newfoundland ini akan memakan waktu selama 13 hari untuk menyelesaikan enam hari menyelam ke Titanic di submersible.

    Anda pun harus mengambil kesempatan langka ini lantaran, para peneliti menyebut bangkai kapal ini akan hilang dalam waktu kurang dari 20 tahun lantaran adanya mikroba di kapal yang menggerogoti metalhull. Bangkai kapal Titanic sudah lebih dari 100 tahun di dasar Atlantik.

    ,


    Kini Geopark Ciletuh jadi salah satu primadona wisata di Sukabumi, Jawa Barat. Sebelum menyibak keindahannya, Anda bisa menikmati pemandangannya lewat Puncak Darma.

    Puncak Darma ialah salah satu dataran tertinggi di kawasan Geopark Ciletuh. Bukit di Puncak Darma berada di ketinggian 230 meter di atas permukaan laut, di atas Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.

    Desa Girimukti, Ciemas ini merupakan salah satu pintu gerbang Geopark Ciletuh. Sebelum menelusuri geopark, biasanya wisatawan melihat keindahan lanskapnya dari Puncak Darma.

    Dari puncak tersebut Anda bisa menikmati panorama Teluk Ciletuh yang berbentuk tapal kuda. Selain itu keindahan tebing-tebing, pesawahan, hingga pantai Geopark Ciletuh juga bisa Anda amati.

    Pesona keindahan terbaiknya ialah saat matahari terbenam, atau sunset karena bukit ini menghadap ke barat. Matahari akan terbenam di tengah teluknya, dan gemerlap lampu-lampu di geopark pun lalu mengganti guratan senja yang ada.

    Untuk masuk ke sini wisatawan perlu membayar tiket Rp 3.000 saja. Untuk anak kecil di bawah usia sekolah dasar tidak perlu membayar tiket.

    Mustari, salah satu pengelola Puncak Darma mengatakan dahulu obyek wisata ini merupakan milik perseorangan, kemudian dibeli dan dikelola oleh pihak Geopark Ciletuh. Tidak ada persiapan atau bekal khusus untuk berkunjung ke sini. Anda tinggal menyiapkan bidikan lensa terbaik untuk mengabadikan momen.

    ,


    Terkenal akan fashionnya yang mendunia, hingga pesona Menara Pisa yang berhasil membius wisatawan, ternyata Italia juga memiliki danau air laut berair jernih kebiruan bernama Grotta Della Poesia. Saking jernihnya, kamu bisa menyaksikan indahnya batu karang yang berada di dasar danau.

    Bentuknya yang seperti kolam karena dikelilingi tebing bebatuan membuat Grotta Della Poesia mirip Danau Weekuri milik Indonesia yang berada di Sumba, NTT.

    Berlokasi di Provinsi Lecce, nama Grotta Della Poesia sendiri diambil dari bahasa Spanyol yang berarti Gua Puisi. Konon karena keindahannya, pada zaman kuno seorang putri selalu membersihkan tubuhnya di danau tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa menikmati keindahan danau air asin ini dengan snorkeling dan berenang. Lebih ekstrem lagi, kamu bisa mencoba melompat dari batu karang tinggi yang berada di pinggir Grotta Della Poesia.

    Berkunjung ke Grotta Della Poesia memakan waktu tempuh selama tujuh jam dari Ibu Kota Italia, Roma. Salah satu atraksi terbaik saat berkunjung ke danau ini adalah menikmati indahnya sunset dari dalam gua yang dikelilingi karang.

    Sama seperti tempat wisata lainnya, puncak kunjungan di Grotta Della Poesia terjadi di musim panas. Untuk itu, lebih baik tidak berkunjung di musim panas jika kamu tidak ingin berdesakan dengan turis lain, sehingga liburanmu terasa lebih menyenangkan. 


Top