,


    Gunung Pelangi ini berada di area Taman Nasional Zhangye-Danxia Geological Park. Kota terdekatnya yaitu Zhangye yang masuk ke dalam wilayah Provinsi Gansu, China.

    Gunung Pelangi ini memang disebut dalam Al Quran, tepatnya di Surat Al Fathir ayat ke 27. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa Allah menciptakan gunung-gunung yang di antaranya ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warna, dan ada pula yang hitam pekat. "Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat." [QS: Al Fathir [35]: 27]. Jika merujuk pada ayat tersebut, maka gunung yang diceritakan dalam Surat Al Fathir mirip dengan ciri-ciri Gunung Pelangi Zhangye-Danxia. Gunung ini pun punya garis-garis berwarna putih, merah, dan juga warna lain yang mirip pelangi, bahkan ada yang hitam pula.

    Tapi sayang, warna yang tampak saat itu tidak begitu pelangi. Rupanya ini ada pengaruhnya juga dengan curah hujan di wilayah itu. Jika malam sebelumnya turun hujan, dan esoknya cerah, maka warna-warni Gunung Pelangi akan makin keluar. Berarti hari itu bukan hari keberuntungan rombongan kami.

    Sumber: Wahyu Setyo Widodo/detik.com

    ,


    Objek wisata Goa Lawa di Kabupate Purbalingga, Jawa Tengah akan memiliki sejumlah fasilitas baru untuk menambah daya tarik bagi wisatawan. Salah satu adalah kedai kopi di dalam goa, yang ditargetkan mulai beroperasi pada H+1 Lebaran 2018. "Targetnya H+1 Lebaran sudah siap," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Purbalingga Prayitno di Purbalingga.

    Dia mengatakan, fasilitas kedai kopi di dalam goa diharapkan akan menarik minat wisatawan dan meningkatkan angka kunjungan ke Goa Lawa. Dia juga menambahkan, untuk menyambut wisatawan pada saat libur Lebaran, Goa Lawa akan hadir dengan tampilan baru dan memikat.

    Selain kedai kopi di dalam goa, juga akan ada cahaya warna-warni dalam goa. Selain itu, kata dia, akan ada hamparan rumput dan pohon pinus bercabang yang menarik untuk area berfoto. "Kami menyediakan banyak spot untuk swafoto, pengunjung bisa puas berfoto di area objek wisata," katanya.

    Pemkab Purbalingga juga tengah mempersiapkan pagar batu candi untuk mempercantik area Goa Lawa. "Namun khusus untuk pagar, karena baru masuk pada tahap penandatanganan kontrak, maka baru akan jadi beberapa bulan kemudian, karena lama pengerjaan 180 hari, jadi ditutup pagar sementara dulu," katanya.

    Dia menambahkan, pada saat ini Pemkab Purbalingga masih melakukan pembenahan untuk mempercantik Goa Lawa. "Untuk tahap pertama fokus mempercantik suasana di dalam goa, dan akan tuntas 14 Juni mendatang, usai libur Lebaran kami lanjutkan lagi pembangunan tahap kedua termasuk pagar batu candi," katanya.

    Sumber: Yudha Manggala P Putra/republika.co.id

    ,


    Ikan berjenis Araipama itu ditangkap warga di sungai setempat. Foto penangkapan ikan seukuran tubuh orang dewasa itu tersebar di media sosial dan jadi viral.

    Heboh ikan raksasa itu terjadi sejak Senin kemarin, 25 Juni 2018. Warga setempat bernama Andi bercerita, mulanya ikan itu ditangkap warga, lalu dilepas lagi. Tetapi, ditangkap lagi oleh warga lain. "Ikannya besar sekali," kata Andi.

    Warga tak mengetahui nama dan jenis ikan tersebut. Hingga kemudian sebuah lembaga swadaya masyarakat, Ecoton, tertarik dan turun langsung ke lokasi penemuan ikan tersebut. "Yang ditemukan itu ternyata ikan Arapaima," kata Education Program Ecoton, Agus Kristanto Nugroho.

    Dia menjelaskan, habitat asli Arapaima ialah di sungai-sungai Brasil dan Peru. Merujuk Wikipedia, ikan tersebut bisa tumbuh sepanjang tiga meter dan berat 200 kilogram. Agus menuturkan, Arapaima adalah ikan predator, karenanya bisa jadi memangsa ikan lokal.

    Selain di Tarik, Agus mengatakan, temuan ikan serupa juga pernah terjadi di sungai yang membentang di Dusun Banjarmelati, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.

    Agus menduga, Arapaima tersebut mulanya adalah peliharaan warga yang terlepas lalu berkembang biak. Dia mengimbau, agar warga yang menangkap tidak melepas kembali ke sungai, karena ikan tersebut jenis predator. Ecoton juga berkoordinasi dengan kepala desa sekitar sungai soal itu.


    Foto Prewedding merupakan foto yang dilakukan ketika pasangan hendak menikah. Tentu saja tujuannya untuk mengabadikan momen berharga yang akan dipajang ketika pernikahan nanti. Namun, dari berbagai foto Prewedding biasanya banyak konsep dicoba oleh pasangan tersebut.

    Hingga saat ini tidak ada yang seberani dan seekstrim pasangan ini. pasangan ini nekat melakukan foto preweding dengan konsep menantang maut. Foto tersebut diambil oleh seorang fotografer dari Philbrick Photography.

    Ia membuat konsep foto disebuah batu karang yang cukup tinggi dan berbahaya. Namun, pasangan yang diketahui bernama Melissa dan James ini mau mengikuti konsep tersebut dan nekat melakukan foto prewedding dengan konsep ekstrim ini.

    Pengantin ini menerjang angin dan menaiki bukit setinggi 45 mil bersama dengan pemandu pendakian. Beberapa pose menantang nyawa dilakuakn dan hasilnya sungguh menakjubkan. Bahkan pasangan James dan Melissa ini melakukan pose mengerikan dimana Melissa hanya berpegangan satu tangan dan seolah akan terjatuh dari tebing.

    Melissa mengatakan, "Jika kita jatuh ke dalam kematian kita, setidaknya itu akan terdokumentasi dengan baik." Duh, Foto Prewedding kaya gini bikin jantung deg-degan, tapi keren.


    Menjelang akhir bulan, akan ada 'bulan darah' atau yang biasa dikenal dengan nama blood moon. Blood moon ini juga merupakan gerhana bulan terlama di abad ke-21!

    Fenomena blood moon terjadi ketika sinar matahari tersebar di seluruh atmosfer Bumi. Jadi, kita akan melihat langit malam jadi peristiwa yang spektakuler, akan berlangsung selama hampir dua jam.

    Fenomena ini terjadi 40 menit lebih lama dari 'Super Blue Blood Moon' yang terjadi pada bulan Januari tahun ini. Kapan terjadi? Seluruh gerhana dan terjadinya blood moon akan terjadi pada malam hari tanggal 27-28 Juli dan berlangsung selama 1 jam, 43 menit.

    Gerhana akan mencapai puncaknya pada 08:22 UTC, yaitu 01:52 (Waktu Standar IST-India). Ini adalah pukul 16:22 di EDT. Orang yang tinggal di Australia, Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan akan mengalami kesenangan visual.

    Berbicara tentang area di mana gerhana dapat dilihat, astronom Bruce McClure menginformasikan, "Gerhana bulan ini terutama terlihat dari belahan Bumi Timur - Eropa, Afrika, Asia, Australia dan Selandia Baru."


    Teknologi memang sudah jadi bagian hidup generasi yang lahir di era 90-an ke atas. Tapi siapa sangka, bocah dengan usia belum dua digit, bahkan baru lulus dari kategori balita, sudah bisa jadi seorang hacker.

    Siapa sih yang menyangka wajah semanis foto di atas ternyata adalah seorang hacker muda? Jangan tertipu! Selain cantik, Besty Davies yang baru berusia 7 tahun ternyata masuk dalam kategori hacker termuda di dunia. Dalam satu kesempatan, Besty pernah mempertontonkan kemampuannya membajak satu jaringan WiFi hanya dalam jangka waktu kurang dari 11 menit


    Jakarta selalu memiliki banyak masjid unik dan penuh sejarah. Salah satunya masjid Al Alam Marunda di Cilincing, Jakarta Utara.

    Masjid ini dibangun tahun 1640 dan disebut sebagai salah satu masjid tertua di Jakarta. Kerennya, masjid ini dibangun dalam waktu satu malam saja. "Siangnya engga ada, pas paginya udah ada," ujar Kusnadi, pengurus Masjid Al Alam Marunda.

    Di masjid ini terdapat sebuah sumur yang berumur ratusan tahun dan juga makam KH Jami Bin Abdullah. Ada juga banyak cerita unik terkait masjid ini. Masjid ini juga digunakan untuk melawan Belanda di jaman penjajahan dulu.

    Sumber: Anry Dhanniary/viva.co.id


Top