Gua ini belakangan menarik perhatian wisatawan. Kini, gua yang berada di dekat kawasan Danau Linting mulai ramai dikunjungi wisatawan karena dinding gua yang mengandung butiran emas.

    Walau mengandung butiran emas di dinding batunya, gua ini dianggap keramat hingga tidak ada yang berani mengerok emas atau menghancurkan batu dinding gua untuk mengambil emasnya.

    Hal itu tentu semakin menambah nilai dari gua tersebut, mulai dari untuk pembelajaran dan penelitian asal mula emas di gua tersebut atau sekadar berkunjung melihat keindahan gua berbutir emas.

    Ajin, pemandu, menuturkan lorong Goa Emas tidak telalu panjang, sehingga sangat memudahkan wisatawan yang ingin melihat isi dalam goa tersebut. "Saat masuk, wisatawan hanya perlu membungkuk sambil jalan jongkok sedikit sebelum sampai ke lorong gua yang memiliki butiran emas," katanya.

    Di sana wisatawan akan ditemani guide sebagai penunjuk jalan ke dalam dan diharapkan harus mematahi peraturan atau larangan yang diberlakukan oleh pengelola dan penduduk. "Peraturannya, hanya berupa tidak boleh mengucapkan bahasa kotor, mengumpat, dan lain-lain.

    Hal itu dipercaya untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, karena tempat ini masih dipercayai akan hal-hal mistik yang menjaga gua tersebut," katanya.

    Untuk masuk ke goa ini, wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp7 ribu per orang. Itu sudah termasuk ditemani guide untuk melihat dan menjawab rasa penasaran wisatawan tentang gua tersebut.


    Arab Saudi sangat lekat dengan citra padang pasir yang panas dan kering. Jika di sana ternyata ada sebuah lembah yang penuh rerumputan hijau, sungai yang mengalir dan suasana yang sejuk, seperti menjadi hal langka.

    Tapi itulah yang ada di Wadi Al-Bardani, sebuah lembah berlokasi di Bareq, bagian utara Mahayil Asir. Pemandangan seperti di negeri tropis yang hijau itu menjadi tempat terindah yang ada di negeri padang pasir Saudi Arabia. sungai di sana mengalir sepanjang tahun dari desa Al-Mashbah dan area lain di Asir menuju Wadi Baqrah. Wadi Al-Bardani terletak diantara dua kota, Bin Otyafa dan Al-Asrat.

    Pemandangan hijau di sana tampak sempurna dengan struktur area yang berbukit-bukit. Sebagian besar wilayah dimanfaatkan untuk lahan pertanian juga peternakan domba. Tempat itu layaknya negeri yang lain.

    Seiring berjalannya waktu, Wadi Al-Bardani mulai banyak dikenal. Baik oleh pelancong domestik maupun internasional. Salah seorang traveler Mohammed Al-Shawi mengatakan lembah itu sangat unik dan menarik.

    Menurutnya, Wadi Al-Bardani adalah lembah terindah di Saudi. Hijaunya lingkungan membuat tempat ini jadi habitat yang cocok untuk banyak jenis binatang. Serangga senang hidup di sana karena melimpahnya air dan rumput.


    Sedang merencanakan perjalanan liburan, tetapi belum tahu ingin kemana? Mungkin rekomendasi destinasi wisata yang dirilis TripAdvisor bisa menjadi alternatif pilihan kamu. Pasalnya, TripAdvisor baru saja merilis 25 destinasi wisata terbaik di dunia, berdasarkan TripAdvisor's annual Traveller's Choice.

    Destinasi wisata tersebut dipilih berdasarkan hasil perhitungan logaritma, bukan hanya opini semata. Perhitungan ini mencakup review kuantitas dan kualitas hotel, restoran, dan atraksi wisata di kota wisata tersebut selama satu tahun, melalui situs TripAdvisor.

    Di tahun 2018 ini, menariknya, salah satu daerah di Indonesia, Bali, juga turut masuk ke dalam destinasi wisata terbaik dunia. Di tahun 2018, Bali berhasil menduduki peringkat ke-4, di bawah Paris, London, dan Roma.

    Brook Ferencsik, Direktur Komunikasi Senior TripAdvisor menuturkan, bahwa user mereka yang berasal dari berbagai negara di dunia menyukai kota-kota ikonik. "User kami yang juga bertindak sebagai reviewer suka menjelajahi kota-kota ikonik yang penuh sejarah dan budaya," tutur Ferencsik. Penasaran di mana saja yang menjadi destinasi wisata terbaik di dunia? Ini dia daftarnya:

    1. Paris, Prancis
    2. London, Inggris
    3. Roma, Italia
    4. Bali, Indonesia
    5. Kreta, Yunani
    6. Barcelona, Spanyol
    7. Praha, Republik Ceko
    8. Marrakesh, Maroko
    9. Istanbul, Turki
    10. New York City, New York
    16. Lisbon, Portugal
    17. Dubai, Uni Emirat Arab
    18. Tokyo, Jepang
    19. Kathmandu, Nepal
    20. Hong Kong, China
    21. Hurghada, Mesir
    22. New Delhi, India
    23. Cusco, Peru
    24. Rio de Janeiro, Brasil
    25. Sydney, Australia

    ,


    Sedang merencanakan perjalanan liburan, tetapi belum tahu ingin kemana? Mungkin rekomendasi destinasi wisata yang dirilis TripAdvisor bisa menjadi alternatif pilihan kamu. Pasalnya, TripAdvisor baru saja merilis 25 destinasi wisata terbaik di dunia, berdasarkan TripAdvisor's annual Traveller's Choice.

    Destinasi wisata tersebut dipilih berdasarkan hasil perhitungan logaritma, bukan hanya opini semata. Perhitungan ini mencakup review kuantitas dan kualitas hotel, restoran, dan atraksi wisata di kota wisata tersebut selama satu tahun, melalui situs TripAdvisor.

    Di tahun 2018 ini, menariknya, salah satu daerah di Indonesia, Bali, juga turut masuk ke dalam destinasi wisata terbaik dunia. Di tahun 2018, Bali berhasil menduduki peringkat ke-4, di bawah Paris, London, dan Roma.

    Brook Ferencsik, Direktur Komunikasi Senior TripAdvisor menuturkan, bahwa user mereka yang berasal dari berbagai negara di dunia menyukai kota-kota ikonik. "User kami yang juga bertindak sebagai reviewer suka menjelajahi kota-kota ikonik yang penuh sejarah dan budaya," tutur Ferencsik. Penasaran di mana saja yang menjadi destinasi wisata terbaik di dunia? Ini dia daftarnya:

    1. Paris, Prancis
    2. London, Inggris
    3. Roma, Italia
    4. Bali, Indonesia
    5. Kreta, Yunani
    6. Barcelona, Spanyol
    7. Praha, Republik Ceko
    8. Marrakesh, Maroko
    9. Istanbul, Turki
    10. New York City, New York
    16. Lisbon, Portugal
    17. Dubai, Uni Emirat Arab
    18. Tokyo, Jepang
    19. Kathmandu, Nepal
    20. Hong Kong, China
    21. Hurghada, Mesir
    22. New Delhi, India
    23. Cusco, Peru
    24. Rio de Janeiro, Brasil
    25. Sydney, Australia


    Peristiwa tenggelamnya kapal Titanic di tahun 1912 membuat sebagian orang penasaran dan tertarik untuk melihat lebih dekat kapal terbesar zaman itu. Keinginan besar orang-orang itu akan segera terwujud tahun depan.

    Sebab dua operator tur yakni Blue Marble Private dan The Bluefish tengah mempersiapkan untuk membawa wisatawan ke reruntuhan kapal itu di tahun 2019.

    Jadwal itu sendiri mengalami kemunduran dari sebelumnya yang dijadwalkan di tahun 2018 menjadi di tahun 2019. Itu karena Blue Marble Private yang bekerja sama dengan OceanGate Expeditions, saat melakukan uji coba kapal selam yang mengangkut para wisatawan ke dasar laut terkena sambaran petir dan merusak sistem kapal selam tersebut.

    Bila rencana ini terealisasi, nantinya, para peserta tur tersebut akan diajak mengambil bagian dalam misi penelitian selama 11 hari untuk membantu para ilmuwan mengoperasikan sonar, navigasi dan data log.

    Untuk trip ini pihaknya akan membebankan biaya sebesar US$105.129 atau setara dengan Rp1,5 miliar. Meski tur itu memiliki harga fantastis, ternyata paket tur itu sudah habis terjual.

    Sementara itu, tur menyelam Titanic yang ditawarkan oleh The Bluefish dikenakan biaya sebesar US$59.680 atau setara dengan Rp847 juta. Tur yang dimulai daru Newfoundland ini akan memakan waktu selama 13 hari untuk menyelesaikan enam hari menyelam ke Titanic di submersible.

    Anda pun harus mengambil kesempatan langka ini lantaran, para peneliti menyebut bangkai kapal ini akan hilang dalam waktu kurang dari 20 tahun lantaran adanya mikroba di kapal yang menggerogoti metalhull. Bangkai kapal Titanic sudah lebih dari 100 tahun di dasar Atlantik.

    ,


    Kini Geopark Ciletuh jadi salah satu primadona wisata di Sukabumi, Jawa Barat. Sebelum menyibak keindahannya, Anda bisa menikmati pemandangannya lewat Puncak Darma.

    Puncak Darma ialah salah satu dataran tertinggi di kawasan Geopark Ciletuh. Bukit di Puncak Darma berada di ketinggian 230 meter di atas permukaan laut, di atas Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.

    Desa Girimukti, Ciemas ini merupakan salah satu pintu gerbang Geopark Ciletuh. Sebelum menelusuri geopark, biasanya wisatawan melihat keindahan lanskapnya dari Puncak Darma.

    Dari puncak tersebut Anda bisa menikmati panorama Teluk Ciletuh yang berbentuk tapal kuda. Selain itu keindahan tebing-tebing, pesawahan, hingga pantai Geopark Ciletuh juga bisa Anda amati.

    Pesona keindahan terbaiknya ialah saat matahari terbenam, atau sunset karena bukit ini menghadap ke barat. Matahari akan terbenam di tengah teluknya, dan gemerlap lampu-lampu di geopark pun lalu mengganti guratan senja yang ada.

    Untuk masuk ke sini wisatawan perlu membayar tiket Rp 3.000 saja. Untuk anak kecil di bawah usia sekolah dasar tidak perlu membayar tiket.

    Mustari, salah satu pengelola Puncak Darma mengatakan dahulu obyek wisata ini merupakan milik perseorangan, kemudian dibeli dan dikelola oleh pihak Geopark Ciletuh. Tidak ada persiapan atau bekal khusus untuk berkunjung ke sini. Anda tinggal menyiapkan bidikan lensa terbaik untuk mengabadikan momen.

    ,


    Terkenal akan fashionnya yang mendunia, hingga pesona Menara Pisa yang berhasil membius wisatawan, ternyata Italia juga memiliki danau air laut berair jernih kebiruan bernama Grotta Della Poesia. Saking jernihnya, kamu bisa menyaksikan indahnya batu karang yang berada di dasar danau.

    Bentuknya yang seperti kolam karena dikelilingi tebing bebatuan membuat Grotta Della Poesia mirip Danau Weekuri milik Indonesia yang berada di Sumba, NTT.

    Berlokasi di Provinsi Lecce, nama Grotta Della Poesia sendiri diambil dari bahasa Spanyol yang berarti Gua Puisi. Konon karena keindahannya, pada zaman kuno seorang putri selalu membersihkan tubuhnya di danau tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa menikmati keindahan danau air asin ini dengan snorkeling dan berenang. Lebih ekstrem lagi, kamu bisa mencoba melompat dari batu karang tinggi yang berada di pinggir Grotta Della Poesia.

    Berkunjung ke Grotta Della Poesia memakan waktu tempuh selama tujuh jam dari Ibu Kota Italia, Roma. Salah satu atraksi terbaik saat berkunjung ke danau ini adalah menikmati indahnya sunset dari dalam gua yang dikelilingi karang.

    Sama seperti tempat wisata lainnya, puncak kunjungan di Grotta Della Poesia terjadi di musim panas. Untuk itu, lebih baik tidak berkunjung di musim panas jika kamu tidak ingin berdesakan dengan turis lain, sehingga liburanmu terasa lebih menyenangkan. 


    Kalian yang liburan musim panas di Korea, bisa ikut seru-seruan dalam festival lumpur. Konon, lumpurnya bagus buat kesehatan kulit.

    Untuk ke-21 kalinya, Festival Lumpur Boryeong akan digelar di Korea Selatan, tepatnya di Pantai Daecheon, Kota Boryeong. Festival di musim panas itu rencananya berlangsung tanggal 13-22 Juli 2018 dengan tema go! Boryeong, Play! Mud.

    Kabarnya lumpur di pantai tersebut bermanfaat buat kesehatan kulit. Beberapa universitas terkemuka di Korea Selatan seperti Korea Research Institute of Standar dan Sains dan Korea Research Institute of Chemical Technology sudah membuktikan kalau lumpur di sana bagus untuk kulit.

    Festival ini pun dikenal sebagai festival paling populer di Korea, karena telah sukses menjadi satu-satunya festival di Korea yang menarik puluhan ribu wisatawan asing.

    Beragam kegiatan akan diadakan mulai dari upacara pembukaan, bermacam-macam permainan lumpur, konser musik, hingga pameran foto. Tahun lalu, penyanyi kenaman Korea, Psy dan IU, sukses menghibur pengunjung festival.

    Traveler semua usia dapat menikmati festival yang seru ini dengan mengeluarkan biaya mulai dari 7.000 Won (Rp 90 ribu). 

    ,


    Pemandangan unik di titik pertemuan dua sungai di Jenewa, Swiss. Kedua sungai tersebut adalah Sungai Rhone dan Sungai Arve. Keduanya sungainya bertemu di daerah La Jonction, bagian barat Jenewa.

    Kedua sungainya punya warna yang berbeda. Sungai Rhone berwarna biru sedangkan Sungai Arve berwarna cokelat. Ketika kedua alirannya bertemu, warna kedua airnya ternyata tidak bisa menyatu. Ajaib!

    Warna biru dari air Sungai Rhone berasal dari Danau Lehman. Sedangkan warna cokelat dari Sungai Arve, berasal dari gletser Lembah Chamonix di rangkaian Pegunungan Alpen yang mengandung banyak lumpur dan tanah.

    Kedua warnanya seperti dipisahkan oleh dinding pembatas saja. Waktu terbaik untuk melihat pemandangan ini adalah akhir musim semi sampai awal musim gugur.

    ,


    Menyambangi sumber Biru dan Nagan yang ada di tepi Sungai Klampok, Dusun Biru, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, wisatawan tidak hanya bisa mengenang sejarah saja.

    Tapi, dengan mencuci muka di sumber mata airnya para pengunjung dipercaya bisa mendapatkan wajah yang awet muda, menyembuhkan berbagai penyakit jasmani dan rohani, karena dahulu tempat ini dijadikan Mpu Gandring mensucikan kerisnya.

    ,


    Melihat kampung atau daerah yang dihiasi dengan warna-warni adalah kesenangan tersendiri. Karena jika dilihat, pemandangan tersebut sangat indah dan membuat perasaan yang melihatnya pun menjadi lebih baik.

    Tetapi bagimana ya dengan daerah atau kampung yang hanya dihiasi satu warna? Ini dia kota satu warna yang sering disebut dengan kota biru. Kota ini bernama Chefchaouen (Chaouen) yang terletak di barat laut Maroko.

    Kota ini menjadi terkenal karena arsitektur kotanya dihiasi dengan cat berwarna biru terang. Semua bangunan dan rumah-rumah di pusat kota tersebut bergaya vintage dan ditutupi dengan warna biru.

    Warna biru pada kota ini dibuat karena sudah menjadi tradisi masyarakat di sana. Ini bermula sejak abad-15 kaum Sephardim Yahudi berlindung di kota ini. Meski dihiasi satu warna, kota ini tetap terlihat indah. Kota yang dipenuhi dengan rumah-rumah kuno ini menjadi tujuan yang menarik bagi wisatawan.

    Selain untuk melihat keunikan kota biru ini, wisatawan juga menjadikan kota ini sebagai tujuan belanja yang populer. 

    ,


    Gunung Pelangi ini berada di area Taman Nasional Zhangye-Danxia Geological Park. Kota terdekatnya yaitu Zhangye yang masuk ke dalam wilayah Provinsi Gansu, China.

    Gunung Pelangi ini memang disebut dalam Al Quran, tepatnya di Surat Al Fathir ayat ke 27. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa Allah menciptakan gunung-gunung yang di antaranya ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warna, dan ada pula yang hitam pekat. "Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat." [QS: Al Fathir [35]: 27]. Jika merujuk pada ayat tersebut, maka gunung yang diceritakan dalam Surat Al Fathir mirip dengan ciri-ciri Gunung Pelangi Zhangye-Danxia. Gunung ini pun punya garis-garis berwarna putih, merah, dan juga warna lain yang mirip pelangi, bahkan ada yang hitam pula.

    Tapi sayang, warna yang tampak saat itu tidak begitu pelangi. Rupanya ini ada pengaruhnya juga dengan curah hujan di wilayah itu. Jika malam sebelumnya turun hujan, dan esoknya cerah, maka warna-warni Gunung Pelangi akan makin keluar. Berarti hari itu bukan hari keberuntungan rombongan kami.

    Sumber: Wahyu Setyo Widodo/detik.com

    ,


    Objek wisata Goa Lawa di Kabupate Purbalingga, Jawa Tengah akan memiliki sejumlah fasilitas baru untuk menambah daya tarik bagi wisatawan. Salah satu adalah kedai kopi di dalam goa, yang ditargetkan mulai beroperasi pada H+1 Lebaran 2018. "Targetnya H+1 Lebaran sudah siap," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Purbalingga Prayitno di Purbalingga.

    Dia mengatakan, fasilitas kedai kopi di dalam goa diharapkan akan menarik minat wisatawan dan meningkatkan angka kunjungan ke Goa Lawa. Dia juga menambahkan, untuk menyambut wisatawan pada saat libur Lebaran, Goa Lawa akan hadir dengan tampilan baru dan memikat.

    Selain kedai kopi di dalam goa, juga akan ada cahaya warna-warni dalam goa. Selain itu, kata dia, akan ada hamparan rumput dan pohon pinus bercabang yang menarik untuk area berfoto. "Kami menyediakan banyak spot untuk swafoto, pengunjung bisa puas berfoto di area objek wisata," katanya.

    Pemkab Purbalingga juga tengah mempersiapkan pagar batu candi untuk mempercantik area Goa Lawa. "Namun khusus untuk pagar, karena baru masuk pada tahap penandatanganan kontrak, maka baru akan jadi beberapa bulan kemudian, karena lama pengerjaan 180 hari, jadi ditutup pagar sementara dulu," katanya.

    Dia menambahkan, pada saat ini Pemkab Purbalingga masih melakukan pembenahan untuk mempercantik Goa Lawa. "Untuk tahap pertama fokus mempercantik suasana di dalam goa, dan akan tuntas 14 Juni mendatang, usai libur Lebaran kami lanjutkan lagi pembangunan tahap kedua termasuk pagar batu candi," katanya.

    Sumber: Yudha Manggala P Putra/republika.co.id

    ,


    Pulau Madura semakin menguatkan posisinya sebagai destinasi wisata yang patut dipertimbangkan. Salah satu destinasi wisata yang kini sedang mencuri perhatian adalah Bukit Kapur Arosbaya, spot eksotis nan Instagramable di Madura, Jawa Timur.

    Sama halnya dengan Bukit Jaddih, Bukit Kapur Arosbaya merupakan bekas penambangan kapur tulis yang telah lama non-aktif. Sudut-sudut bukit yang tidak beraturan akibat penambangan menambah sisi keunikan bukit yang terletak di Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, itu.

    Hamparan bukit kapur yang berwarna coklat terang kemerahan itu membentuk lorong dan gua-gua yang menarik untuk dieksplorasi. Maka tak heran banyak wisatawan dari luar pulau yang mencapai Bukit Arosbaya untuk hunting foto.

    Akses menuju Bukit Kapur Arosbaya cukup mudah, baik untuk kendaraan roda dua maupun empat. Parkiran pun tak jauh dari lokasi. Untuk parkir mobil dikenakan tarif sebesar Rp 20 ribu, sedangkan motor dikenai Rp 3 ribu. Kemudian, untuk tiket masuk per orangnya dipatok Rp 10 ribu.

    Karena matahari bersinar sangat terik dan temperatur di Pulau Madura cukup tinggi, disarankan untuk membawa payung atau topi. Jangan lupa juga memakai krim sunscreen. Jika kulitmu sudah terlindungi, sesi foto-foto pun akan lebih nyaman. 


    Destinasi wisata di Toraja seakan tidak ada habisnya. Bagi wisatawan yang menyukai panorama alam nan menantang, bisa mencoba berselunjur di atas batu alami yang ada di objek wisata Waterboom Batu Alam di Lembang Pabuaran, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja.

    Destinasi wisata ini terkesan unik dan menarik, karena menawarkan sensasi seluncuran batu yang terbentuk secara alami, bak berseluncur di atas batu.

    Butuh keberanian untuk mencoba sensasi berseluncur di atas batu ini, selain licin, arus air terbilang deras dan kondisi batu yang agak curam dan berlumut bahkan menyerupai air terjun pada umumnya.

    Namun kondisi tersebut tidak menciutkan nyali para pengunjung, khususnya para anak-anak yang kerap dan tidak jarang melakukan atraksi dan kelihaian mereka dengan berdiri bak peselancar senior atau pemain skateboard.

    Objek Wisata ekstrem yang menantang adrenalin para pengunjung ini oleh warga sekitar disebut Air Terjun Simbongan, yang memiliki ketinggian kurang lebih 35 meter.

    Biasanya tempat ini mulai ramai dikunjungi saat akhir pekan dan hari libur, tidak sedikit wisatawan dan pengunjung kerap mengabadikan momen dengan berselfie berlatar belakang seluncuran batu itu, hingga menghabiskan waktu mereka dengan berendam dan mandi semuanya.

    Sumber : Jufri Tonapa/okezone.com


    Jika dilihat sekilas, warung yang menjual minuman dan makanan ringan bagi pemanjat tebing itu seperti sebuah gubuk kecil. Walaupun memang membuat kita geleng-geleng kepala, warung ini benar-benar di buka di atas ketinggian tebing 330 kaki atau 100 meter.

    Berlokasi di pegunungan Tiongkok Selatan atau tepatnya di Taman Geologi Nasional Shiniuzhai, Hunan. Tentunya, sang pemilik benar-benar tahu strategi bisnisnya akan berhasil. Hal tersebut terjadi karena tempat pendakian ternyata ramai dikunjungi pengunjung.

    Warung tersebut menawarkan berbagai macam minuman, mulai dari bir, minuman engergi hingga roti dan biskuit. Selain itu, pemandangan indah dari atas tebing merupakan nilai plus bagi sang pramuniaga.

    Warung unik tersebut baru di buka pada Maret 2018 lalu. Selain itu, mereka juga menawarkan pembayaran melalui WeChat Pay jika tak membawa uang tunai.

    Taman Geologi Nasional Shiniuzhai memang selalu ramai dipadati pengunjung karena keindahan panorama alamnya. Selain pendakian, pegunungan pada taman nasional juga menjadi tempat wisata populer karena disertai dengan air terjun, jalur pendakian, hingga situs bersejarah.

    Mengingat banyaknya pengunjung yang datang, mungkin warung kelontong satu ini merupakan ide bisnis yang cukup menjanjikan meski terlihat ekstrem.

    Sumber : Nur Aida Tifani/liputan6.com

    ,


    Taman Nasional Bantimurung Bulusarung (Babul), para wisatawan mancanegara pun menjulukinya The Kingdom of Butterfly. Taman kupu-kupu yang ada di Taman Nasional Babul tidak hanya sekadar bisa membuat pelancong takjub, tapi dapat pula menjadi sarana pendidikan konservasi.

    Saat berada di taman kupu-kupu, pelancong akan merasa seakan berada di negeri dongeng, karena kupu-kupu yang berwarna-warni, beragam ukuran, dan berbeda bentuk sayapnya terbang tanpa segan ke sana ke mari seolah mengajak menari bersama di udara. Selain bermain dengan kupu-kupu, wisatawan juga bisa menjelajah alam Taman Nasional Babul, air terjun, flying fox, sungai, Danau Kassi Kebo, hingga Gua Batu bisa dieksplorasi.

    Uniknya, belum lama ini, telah ditemukan rangka manusia purbakala di Taman Nasional Babul. Rangka tersebut menghebohkan masyarakat lokal, karena ditemukan di Leang Jarie, yang tidak jauh dari pemukiman warga.

    Selain Gua Batu, Taman Nasional Babul ternyata masih memiliki 44 gua prasejarah lainnya, dari total 440 gua yang sudah teridentifikasi.

    Dalam keterangan foto yang dikutip dari tulisan Taufiq Ismail ini, dijelaskan awalnya ditemukan gigi manusia, hingga selanjutnya tim menemukan artifak, kerang laut, dan rangka manusia. Rangka manusia purbakala yang ditemukan tersebut berusia 4.000 tahun, ditemukan hampir utuh, dan sekaligus menjadi penemuan perdana alias pertama kali di daerah Maros. Liburan ke sini guys!

    Sumber : Annisa Aprilia/okezone.com

    ,


    Musim Liburan Masih ada, dari pada berdiam iri di rumah dan hanya berangan-angan jalan ke luar negeri, lebih baik main ke Bintan. Apalagi kalau kamu memang mudik ke sana. Kamu bisa berfoto di tengah gurun pasir dan menikmati telaga biru yang menawan.

    Gurun pasir ini bernama Gurun Pasir Telaga Biru. Berada di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Telaga Biru di desa ini dulunya bekas galian pasir yang telah lama ditinggalkan. Cekungaan bekas tambang pun mengeras dan semakin kelamaan terisi oleh air hujan dan membentuk danau biru yang menawan.

    Berkunjung ke sini kalian tidak hanya bisa menikmati gurun pasir dan danau biru saja. Namun, juga bisa berfoto di beberapa titik yang memang dipersiapakn oleh penduduk untuk wisatawan. Ada ayunan, patung unta, dan arena berfoto di pinggir telaga.

    Untuk berfoto di setiap spot, traveler akan dikenakan biaya Rp 5.000. Jika kalian ingin berkunjung, disarankan untuk datang pukul 09.00 - 11.00 WIB, menghindari terik sinar matahari.

    Jangan bayangkan pasirnya benar-benar seperti pasir di gurun yang apabila ada angin akan menghasilkan debu dan kabut. Gundukan pasir ini telah mengeras, jadi kalian bisa berjalan di atasnya seperti berjalan di atas tanah. Tag temen yang mau lo ajak ke sini!

    Sumber : Syanti Mustika/Detik.com


    Situs jejaring perjalanan wisata, TripAdvisor.com yang melakukan penelitian itu menyebutkan bahwa penetapan kota termahal itu berdasarkan rata-rata biaya tertentu. Selain biaya penginapan per malam untuk dua orang, serta harga minuman, makan malam, dan anggur, penelitian itu juga memasukkan ongkos taksi sebagai patokan.

    Sewa hotel bintang empat per malam di Honolulu untuk dua orang rata-rata US$389,36 dan di Las Vegas sebesar US$135,94. Tarif sewa tersebut dihitung sejak diberlakukannya kenaikan 33% pada tahun lalu, sehingga kedua kota dinobatkan sebagai kota termahal untuk liburan musim panas. "Pelancong yang pintar tahu bagaimana menganalisa sebuah perjalanan dan menyusun anggaran di mana akomodasi merupakan biaya terbesar," ujar Brooke Ferencsik, direktur komunikasi TripAdvisor.com.

    Di sisi lain, Oslo dikenal sebagi kota yang sewa hotelnya lebih murah sekitar US$220,99 dibandingkan dengan kota lainnya. Namun, biaya makan malamnya sebesar US$276,72 untuk dua orang disertai dengan harga minuman dan ongkos taksi yang juga mahal, sehingga menjadikannya sebagai kota termahal untuk wisata musim panas.

    Dari temuan itu juga disimpulkan sejumlah kota di Amerika Serikat bagian selatan dan wilayah timur Eropa serta Asia yang mempunyai harga terbaik untuk liburan musim panas. "Sementara itu, Miami, Dallas, Atlanta, Portland, dan Oregon tercatat sebagai tempat liburan yang relatif terjangkau selain Hanoi, Warsawa, Sharm el Sheikh, dan Budapest," menurut penelitian.

    Sumber : Maya Herawati/harianjogja.com

    ,


    Nasi boran sebenarnya hanya berupa nasi biasa dengan bumbu layaknya bumbu bali namun lebih komplet ditambah dengan ketumbar. Satu lagi yang membedakan dengan bali yakni ada kandungan kelapa yang diparut sehingga bumbu terlihat kental.

    Boran merupakan sebutan tempat nasi yang digunakan menaruh nasi dalam penyajian bersama bumbu dan lauknya.

    Tempat nasi ini terbuat dari anyaman bambu layaknya wakul dengan kapasitas besar. Nasi yang disajikan atau dijajakan akan ditaruh tempat tersebut. Satu wadah menurut Suparni mampu menampung maksimal 10 kg nasi. "Ya istilahnya kalau sekarang wakul tapi ukurannya jumbo terbuat dari anyaman bambu. Orang Lamongan menyebutnya Boranan. Ya namanya jadi nasi boran," tukas perempuan yang berjualan sejak tahun 1982 ini.

    Ia menambahkan dulu lauknya hanya berupa tempe, tahu, telur, atau ayam kampung. Namun seiring perkembangan zaman ada penambahan lauknya.


Top